Wednesday, 6 December 2017
0 comments

Candi Prambanan Cinta bertepuk sebelah tangan

Cinta bertepuk sebelah tangan. Kalimat tersebut konon menjadi asal mula Candi Prambanan yang dibangun pada abad ke-10, pada masa pemerintahan dua raja, Rakai Pikatan dan Rakai Belitung. Seorang pemuda bernama Bandung Bondowoso jatuh cinta kepada puteri cantik bernama Roro Jonggrang. Namun Roro Jonggrang enggan menerima pinangan dari Bondowoso. Jonggrang pun memberikan tantangan kepada Bondowoso untuk membuatkan 1000 arca dalam waktu satu malam sebagai cara menolak Bondowoso karena ia yakin pemuda tersebut tak akan mampu memenuhi persyaratan tersebut.
Namun, di luar nalar Jonggrang Bondowoso hampir menyelesaikan tantangan yang diberikan Jonggrang. Sadar akan hal tersebut, Jonggrang meminta penduduk desa menumbuk padi dan membuat penerangan agar suasana tampak seperti pagi supaya Bondowoso gagal memenuhi permintaannya. Ayam berkokok ketika Bondowoso baru mengerjakan arca ke-999. Saat ia tahu kecurangan Jonggrang, ia pun mengutuknya untuk menjadi arca yang ke-1000.
Selain terkenal dengan legenda Roro Jonggrang, Candi Prambanan yang diakui UNESCO sebagai salah satu warisan dunia memiliki daya pikat lain bagi para wisatawan. Candi ini terdiri dari tiga candi Trimurti agama Hindu, yaitu Candi Siwa dengan candi pendamping bernama Nandini, Candi Brahma dengan candi pendamping Angsa, dan Candi Wisnu dengan Garuda sebagai candi pendamping. Tak hanya itu, masih ada beberapa candi lainnya seperti 2 candi apit dan 4 candi sudut. Halaman kedua dari kompleks ini terdiri dari 224 candi.
Saat kamu memasuki Candi Siwa yang merupakan bangunan tertinggi, ada 4 ruangan yang berisi arca Siwa, sementara 3 ruangan lainnya berisi Durga (istri Siwa), Agastya (guru Siwa), dan Ganesha (putra Siwa). Arca Durga itulah yang kerap dianggap sebagai arca Roro Jonggrang. Melangkah ke Candi Wisnu, kamu hanya akan menemui satu ruangan arca Wisnu, begitu pula halnya dengan Candi Brahma yang hanya memiliki satu ruangan berisi arca Brahma.
Pemandangan di kawasan Candi Prambanan sangat mempesona. Kamu bisa melihat betapa indah dan agungnya relief peninggalan jaman dahulu. Salah satu relief yang terkenal tentu saja kisah cinta Rama dan Dewi Shinta. Keberadaan relief inilah yang mendasari dilangsungkannya pertunjukan Sendratari Ramayana di tempat ini. Selain itu ada juga relief pohon atau Kalpataru yang menurut orang Hindu sebagai pohon kehidupan. Kalpataru tersebut digambarkan tengah mengapit singa.
Panorama Candi Prambanan juga bisa kamu nikmati pada sore hari. Memasuki senja, pemandangan candi yang menjulang lengkap dengan langit kemerahan bisa kamu lihat. Pada saat dipentaskan sendratari, bangunan candi akan disorot lampu warna-warni nan indah. Selain kompleks candi, kamu juga bisa belajar sejarah melalui Museum Arkeologi dan Audio Visual yang masih berada di kompleks Candi Prambanan. Kereta kelinci juga siap membawa kamu berkeliling Prambanan.








0 comments:

Post a Comment

Batik

More on this category »

Art

More on this category »
 
Toggle Footer
Top